Subconcious Belief

2 Mar

Gw bukan mau berkomat kamit ala The Secrets yang sempat ngetrend beberapa tahun lalu, soalnya gw bukan ahlinya, tapi gw cuma pengen share pengalaman gw. Tapi sebelumnya, inti dari subconscious belief adalah :

“What your mind can conceive and believe, it can achieve”. Napoleon Hill

Apa yang bisa dipikirkan oleh seorang manusia, bisa jadi kenyataan. Cukup simpel, contohnya bisa dilihat dari bagaimana pesawat terbang bisa diciptakan dari pemikiran manusia yang ingin bisa terbang. Yah, walaupun gak bisa terbang kayak karakter Dragon Ball (mind powers have limit too, you know) tapi setidaknya manusia bisa mencapai tujuan tersebut dengan bantuan benda ciptaan tersebut.

Oke, pengalaman gw tentang subconscious belief ini sebenernya sederhana aja, dan mungkin bisa dibilang serba kebetulan, but I rest my case. Here goes…

Gw penggemar Manchester United, dan pemain favorit gw Paul Scholes. So, childhood dream gw adalah bisa bermain bersama dia di Man United (I know it’s stupid, but eh…), trus karena dia bernomor punggung 18, gw pengen nomor punggung yang dekat dengan 18 itu, dan somehow 19 sticks! Jadilah 2 nomor itu jadi lucky number gw.

Itu latar belakangnya. So casenya, pas SMA dulu, gw ada ikut Olimpiade Bahasa Inggris se-Sumatera Utara. Eits, itu bukan gw yang membesar-besarkan, tapi nama lombanya emang gitu. Agak kontradiktif sih Olimpiade tapi pesertanya cuam se-Sumut, lol. Anyway, gw sih emang bisa dibilang above average student lah, terutama kalo Bahasa Inggris (the SMA me is even better than the current me -_-). Lombanya simpel sih, pilihan ganda sebanyak 100 soal (!) selama 2 jam. Soalnya yah lumayan lah, medium to slightly difficult. So in the end, gw juara satu!

So what’s the point of the story? Gw juga gak gitu ngeh waktu itu, but looking back, gw nemu beberapa “coincidence” yang buat gw takjub. Remember my lucky numbers? 18 mungkin karena itu nomor punggung Scholes, tapi 19 really IS my lucky number.

1) Lomba itu dilaksanakan tanggal 19 Maret.
2) Tiap meja yang diduduki peserta ada nomornya, dan gw duduk di meja nomor 19

Cuma 2 sih, tapi itu uda lebih dari cukup untuk membuat gw terkagum2 sendiri. It’s like, alam bawah sadar gw memberitahukan ke gw (atau malah membantu gw :p) kalo lomba itu bakal gw menangkan.

So? Apakah gw juara 1 hanya karena 19 itu lucky number gw? Tentu tidak. Gw terbantu karena gw memang punya kemampuan dalam hal Bahasa Inggris, tapi mempunyai subconscious belief sedikit banyak tentu punya efek yang baik juga, seperti menambah kepercayaan diri.

Gw pribadi tidak sepenuhnya meyakini perkataan The Secrets. Entahlah, tapi menurut The Secrets : “kalau alam bawah sadar kita percaya kita akan kaya, universe (alam semesta) akan menjawabnya dengan memberikan kita kekayaan di waktu mendatang”, bagi gw kok somewhat nonsense ya… Tapi kalau dalam skala yang lebih kecil seperti pengalaman gw di atas, gw bisa kasih testimonial kalau itu benar-benar terjadi. Selain yang di atas, ada juga pengalaman-pengalaman lain soal subconscious belief, tapi gw lupa :p .

So yeah, gw masih antara percaya dan tidak percaya soal subconscious mind ini, but in the end, The Secrets atau motivasi-motivasi lain punya satu inti yang sangat sederhana: Be Positive! Easier said than done, but that’s the main point of it all…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: